? ??????????????Love Takes You Away? ????? ?????? ???Rating: 4.9 (28 Ratings)??321 Grabs Today. 9952 Total
Grabs. ??????Get the Code?? ?? ?????The Only? ????? ?????? ???Rating: 4.7 (27 Ratings)??300 Grabs Today. 17686 Total Grabs. ??????Get the Code?? ?? ???????Punk Collage? ????? ?????? ???Rating: 4 CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS ?

Rabu, 29 April 2009

hari Ini and Esok G bakal saMa frEn.......

TemaN......
Jika Kau terkenal saat ini, ingat saat suatu saat, ketika engkau tidak populer lagi.
Jika sekarang dirimu sehat, ingat ketika sakit yang bisa datang tiba-tiba.
Jika engkau tergolong dalan golongan orang berada, ingat saat ketidakberadaan.

Semuanya bisa datang dengan tiba-tiba. Kebahagian yang kita nikmati hari ini bisa saja pergi dalam sekejap mata. Kesehatan yang kita nikmati hari ini bukan tidak mungkin akan berubah pada esok pagi.

Hidup ini akan terus berputar, takkan berhenti. Maka itu,tak perlu terlalu bersedih jika kau tidak popular hri ini. Karena besok, mungkin engkau akan menikmatinya.
Jangan terlalu khawatir jika sakit, karena mungkin saja, besok engkau akan sembuh.
Jangan terlalu kecewa dengan kemiskinan, karena bisa saja besok kau tiba2 kaya..

Jangan pernah berpikir bahwa kecantikan adalah jaminan untuk kebahagiaan.
karena hal itu Sama sekali tidakbenar kawan....,
kecantikan bisa saja pudar, walau sekuat apa pun kita merawatnya....

Dalam hidup ini adakalanya kita begitu mencintai, terlalu menyayangi, amat sangat merindukannya, hingga tak rela kehilangan dirinya.
Sampai suatu saat, kita tak punya perasaan apapun lagi pada orang itu.....
Sekalipun itu adalah rasa benci, dan meskipun hati kita pedih terluka.

dalam hidup ini kita harus mengakui bahwa ia adalah pertarungan. Ada kalanya kita menang ada kalanya kita kalah. Kita tidak sentiasa menang dan kita tidak sentiasa kalah. Ada kalanya kita berlari jauh meninggalkan lawan, dan ada kalanya kita jauh tertinggal dari mereka.

Dalam hidup ini, kitaharus mengakui bahawa kita adalah aktris yang tidak pernah tahu jalan cerita selanjutnya.
Kita boleh memilih untuk menjadi hero atau heroin tetapi kita tak pernah tahu bagaimana akhirnya.
Dalam dunia yang nyata, hero dan heroin tidakselalu berakhir dengan kemenangan, adakalanya terus jatuh dan terus jatuh.

Kejatuhan bukan penghujung dunia. Ia bumbu untuk menyedapkan jalan cerita. Setiap cerita tanpa tragedi adalah kisah yang sangat hambar.
Bukanlah kita mengharapkan bencana, tetapi jika bencana datang itu masih bisa membawa kebahagiaan.......

Hidup hanya sekali freN........

Seberat apapun beban hidup kita hari ini ...
Sekuat apapun godaan yang harus kita hadapi…..
Sekokoh apapun cobaan yang harus kita jalani….
Sebesar apapun kegagalan yang kita rasai……
Sejenuh apapun hari-hari kita lalui…….

Jangan pernah berhenti berharap pada pertolongan Ilahi ...
Jangan pernah berhenti berdoa kepada Rabbi
Karena harapan adalah masa depan
Karena harapan adalah sumber kekuatan
Karena doa adalah pintu kebaikan
Karena doa adalah senjata orang beriman.

Kita mungkin pernah merasakan betapa tidak berartinya hidup ini, jenuh dan membosankan. Kita seperti manusia yang tidak ada gunanya lagi hidup di dunia. Hari-hari yang kita lalui hampa tiada arti.
Kegagalan kita temui disana-sini. Cobaan dan rintangan kita hadapi tiada henti.
Beban hidup terasa berat menjerat. Bagi mereka yang tidak punya iman, mengakhiri hidup yang indah ini seringkali menjadi pilihan.

Hidup ini hanya sekali, terlalu indah untuk kita buat sia-sia, karena memang Allah menciptakan makhluknya tidak untuk sia-sia.
Betapa bahagianya hidup ini bila kita jalani dengan penuh semangat dan optimisme yang tinggi.
Betapa indahnya hidup ini bila hari-hari kita jalani dengan senyum kebahagiaan dan sikap positif memandang masa depan.
Betapa sejuknya bila kita sabar menghadapi setiap permasalahan, kemudian kita berusaha
memecahkannya dan mengambil ibroh dari setiap kejadiaan.

Sebuah pakupun akan menghadapi masalah pada tubuhnya bila tidak tepat menempatkan diri. Bila ia terletak di tanah basah, suatu saat ia akan berkarat, tidak memiliki guna, terinjak, bahkan mungkin suatu saat akan terkubur bersama karat yang menyelimutinya. Tapi bila kita bisa menempatkannya di tempat yang tepat, kita tancapkan pada sebuah dinding, walaupun ia berkarat, paku itu berguna bagi manusia. Sebagai penyangga, tempat gantungan, atau sebagai penyatu berbagai benda.

Begitu pula kehidupan manusia. Bila kita tidak tepat menempatkan diri kita, tidak sadar siapa diri kita, tidak tahu untuk apa kita di dunia, kita hanyalah seonggok jasad hidup yang terlunta-lunta.
Bila kita tidak memanfaatkan potensi yang ada, selalu memandang negatif setiap peristiwa, membiarkan diri berlumur dosa, bahkan tidak tahu dengan Sang Pencipta, kita adalah makhluk hidup yang tidak berguna. Kemudian hidup ini pun terasa berat untuk kita lalui.

Masalah dan cobaan adalah bunga kehidupan orang-orang beriman.
Kembalilah kepada Tuhan bila kita menghadapinya agar kita tenang.
Lihat, apakah kita sudah tepat menempatkan diri.
Jangan menjadi paku yang terletak di tanah basah.
Tapi jadilah paku yang dapat menyangga kehidupan manusia.
Walaupun kecil, tanpa paku itu sebuah bangunan besar tidak akan pernah berdiri

Senin, 27 April 2009

thE poWeR of LoVe


Ada kekuatan di dalam cinta,
Orang yang sanggup memberikan cinta adalah
orang yang kuat
Karena ia bisa mengalahkan keinginannya
Untuk mementingkan diri sendiri.
 
Ada kekuatan dalam tawa kegembiraan,
Orang tertawa gembira adalah orang yang kuat
Karena ia tidak pernah terlarut dengan
tantangan dan cobaan.
 
Ada kekuatan di dalam kedamaian diri
Orang yang dirinya penuh damai bahagia adalah
orang yang kuat
Karena ia tidak pernah tergoyahkan
Dan tidak mudah diombang-ambingkan.
 
Ada kekuatan di dalam kesabaran,
Orang yang sabar adalah orang yang kuat
Karena ia sanggup menanggung segala sesuatu
Dan ia tidak pernah merasa disakiti.
Ada kekuatan di dalam kemurahan,
Orang yang murah hati adalah orang yang kuat
Karena ia tidak pernah menahan mulut dan
tangannya
Untuk melakukan yang baik bagi sesamanya.
 
Ada kekuatan di dalam kebaikan,
Orang yang baik adalah orang yang kuat
Karena ia bisa selalu mampu melakukan yang
baik bagi semua orang.
 
Ada kekuatan di dalam kesetiaan,
Orang yang setia adalah orang yang kuat
Karena ia bisa mengalahkan nafsu dan keinginan
pribadi
Dengan kesetiaannya kepada Allah dan sesama.
Ada kekuatan di dalam kelemahlembutan,
Orang yang lemah lembut adalah orang yang kuat
Karena ia bisa menahan diri untuk tidak
membalas dendam.
 
...........
Sadarkah teman bahwa engkau juga memiliki
cukup Kekuatan untuk mengatasi segala
peAda kekuatan di dalam cinta,
Orang yang sanggup memberikan cinta adalah
orang yang kuat
Karena ia bisa mengalahkan keinginannya
Untuk mementingkan diri sendiri.
 
Ada kekuatan dalam tawa kegembiraan,
Orang tertawa gembira adalah orang yang kuat
Karena ia tidak pernah terlarut dengan
tantangan dan cobaan.
 
Ada kekuatan di dalam kedamaian diri
Orang yang dirinya penuh damai bahagia adalah
orang yang kuat
Karena ia tidak pernah tergoyahkan
Dan tidak mudah diombang-ambingkan.
 
Ada kekuatan di dalam kelemahlembutan,
Orang yang lemah lembut adalah orang yang kuat
Karena ia bisa menahan diri untuk tidak
membalas dendam.
 
Ada kekuatan di dalam penguasaan diri,
Orang yang bisa menguasai diri adalah orang
yang kuat
Karena ia bisa mengendalikan segala nafsu
keduniawian.
 
 
...........
Sadarkah teman bahwa engkau juga memiliki
cukup Kekuatan untuk mengatasi segala
permasalahan
dalam hidup ini?
Dimanapun, seberat dan serumit apapun juga.
Karena pencobaan tidak akan pernah dibiarkan
melebihi kekuatan kita.
 
kekuatan untuk mengatasi segala
permasalahan
dalam hidup ini?
Dimanapun, seberat dan serumit apapun juga.
Karena pencobaan tidak akan pernah dibiarkan
melebihi kekuatan kita.
 
 

Sabtu, 25 April 2009

The AiM of Our Life

” Sumiyal Insan Binnisyan ” Dinamakan manusia karena sering pelupa, namun sifat pelupa bukanlah alasan untuk selalu berpura pura lupa dan menjadikannya sebagai alasan dalam segala kelalaian yang diperbuat, karena Allah telah melengkapi ciptaan manusia dengan diberinya akal untuk berfikir dan bertadabbur tentang segala ciptaanNya sehingga sampailah manusia pada derajat kemuliaan yang tidak dimiliki oleh mahluk lainnya, adalah suatu kebanggaan yang harus dibanggakan dengan menggunakan akal tersebut berdasarkan jalan dan batas batas yang telah ditunjukan dan telah dibatasi oleh agama, bukan berarti agama adalah pembatas atau menyempitkan dan melarang adanya kebebasan berfikir meliankan agama itu bersifat universal sebagai penunjuk dan pedoman agar tidak salah dalam menggunakan akal tersebut.

Dan salah satu peran utama akal yang diberikan adalah untuk berfikir mengapa akal tersebut diberikan sehingga kita akan mengetahui bagaimana untuk menggunakan akal tersebut, sebagian besar di antara kita hanya tau bagaimana untuk menggunakan akal namun belum mengetahui dan sadari mengapa akal tersebut diberikan yang membuat mereka sering mengakal akali apa yang belum dapat dijangkau oleh akal yang menimbulkan banyaknya konflik, bila manusia telah mengetahui mengapa diberikan akal maka ia akan sampai pada tujuan hidupnya yang mulia.

Akal dari segi bahasa, bisa berarti Qalb ( hati ) , menahan diri dari hawa nafsu dan keinginan keinginan yang ada di hati, bisa juga berarti apa yang dipikirkan dan direnungkan dalam hati , menahan diri dari bahaya dan kebinasaan, atau bisa berarti suatu keistimewaan yang membedakan manusia dengan mahluk lainnya atau juga bisa berarti memahami. Dari semua arti yang ada menunjukkan bahwa akal itu tempatnya di hati, bersumber dari hati untuk berfikir dan memahami serta menahan diri dari segala keburukan yang akan menimpa sebelum dan sesudahnya sebagai tanda keistimewaan manusia dibanding mahluk lainnya, jelas dari arti akal tersebut, menunjukkan bahwa akal itu digunakan kepada hal hal yang baik dan bermanfaat serta jauh dari segala keburukan dan kebinasaan, jika akal tersebut digunakan sesuka hati berarti akal itu telah keluar dari definisi akal itu sendiri dimana pelakunya dapat disamakan dengan binatang. sebagai mana dalam Al qur’an disebutkan “Mereka mempunyai hati, tetapi tidak untuk memahami ayat Tuhan, mereka mempunyai mata tapi tidak untuk melihat, mereka mempunyai telinga tetapi tidak untuk mendengar. Mereka itu seperti binatang bahkan lebih sesat dari binatang. Itulah orang-orang yang lalai.”

Keistimewaan yang diberikan adalah pengontrol terhadap segala tindak tanduk sebelum dan sesudah berbuat dengan bertanya kepada hati, dikelola oleh akal dan diseragamkan dengan agama, untuk dapatkan jawaban apakah sesuatu itu mendatangkan kebaikan atau keburukan. Hati adalah tempat mencurahkan segala masalah, akal sebagai kawan yang membantu dan agama adalah penyelesaian dari segala masalah, olehnya itu perbanyak melontarkan pertanyaan mengapa dan mengapa kepada hati agar lebih mengetahui apa yang belum diketahui dan lebih banyak mengetahui apa yang telah diketahui dengan cara mengintropeksi diri.

Mengetahui tujuan hidup tidak akan terlepas dari siapa yang memberikan kehidupan sebagai asal kehidupan itu sendiri, dan mengetahui asal dari kehidupan tidak bisa terlepas dari pengenalan terhadap diri sendiri, sebagai mana dijelaskan oleh Imam Ali a.s. dalam Nahjul Balaghah bahwa, “Awwaluddiin ma’rifatuhuu…” artinya “Awal agama adalah mengenal Allah”. Yang telah memberikan kehidupan. Dalam kesempatan yang lain Imam Ali a.s. menyatakan, “Siapa yang mengenal dirinya pasti mengenal Tuhannya”. karan diri adalah ego yang sering membuat manusia itu egois dengan dirinya, lupa akan siapa dirinya yang tercipta dari segumpal darah menjadi segumpal daging serta tanah tak tak bernilai, jika manusia sadar mengapa dia tercipta dari tanah yang rendah dan slalu diinjak injak pasti dia akan menyadari bahwa hidupnya hanyalah seorang budak yang setiap saat tunduk serta merendahkan diri dan siap untuk menerima injakan dan cobaan dari Penciptanya. Dalam hal ini Self-managing sangat berperan untuk lebih mengetahui dengan jelas apa yang ingin kita capai, selanjutnya adalah mengelola diri kita untuk mencapai tujuan tersebut.

Manusia itu Ada dari tiada menjadi ada dan akan tiada untuk ada, manusia lahir dalam keadaan lemah kemudian tumbuh besar menjadi kuat, sakit dikit menjadi lemah sembuh merasa kuat tua menjadi lemah, manusia itu dari lahir bodoh kemudian belajar menjadi pintar semakin blajar semakin merasa bodoh dan ahirnya akan menjadi pintar, tua renta akan semakin pelupa dst. Daur kehidupan haruslah difikirkan dan direnungkan agar lebih mengetahui tujuan dari hidup ini. Daur kehidupan ini akan terjawab setelah kita merenungi dan memahami ” Dari mana dan akan ke mana?” yang menuntut kita untuk mencari jawabannya. Di dalam Alquran ditegaskan bahwa, “… Sesungguhnya kita semua kepunyaan Allah dan akan kembali kepada-Nya” menunjukan bahwa tujuan kita hidup semata mata untuk kembali kepadaNya Sang Maha Pencipta, kata kasarnya, tujuan hidup kita adalah Mati, Namun kita tidak bisa melupakan atau mengenyampingkan Apa Tugas yang dibebani oleh Allah S.W.T dalam mengisi hidup di dunia untuk dipertanggungjawabkan setelah mencapai tujuan hidup nanti.

Manusia tidak tahu kapan akan mencapai tujuan hidupnya yaitu mati, karena itu siapkanlah diri untuk menghadapi kematian dengan sebaik-baiknya. Dengan kata lain, “Belajarlah mati sebelum mati” (Muutuu qabla an tamuutuu), yaitu belajar dan berusaha agar kita selalu siap, agar sewaktu-waktu bila telah sampai pada tujuan, kembalilah dengan selamat dan bahagia. yaitu matinya orang orang yang bertakwa, yang hatinya selalu berzikir dan ingat kepada Allah dalam keadaan apa pun, dalam Al qur’an dijelaskan ” Wajah-wajah mereka (orang-orang beriman) pada hari itu berseri-seri. Mereka melihat kepada Tuhannya.

Semoga kita Termasuk orang orang yang berseri seri mukanya dalam meraih tujuan hidup dan semoga kita termasuk orang orang yang berhasil di dunia dan di akherat kelak, dan semoga jalan untuk mencapai tujuan hidup diawali dengan husnul khatimah, amieenn.

Jumat, 24 April 2009

MENIKMATI HIDUP WITH KEBAHAGIAAN


Setiap orang memiliki pendapat dan definisi yang berbeda tentang kebahagiaan. Untuk lebih memudahkan saya mencoba untuk membagi ke dalam 3 macam tipe manusia yang mendefinisikan arti bahagia.

Tipe I
orang yang mengatakan bahwa dirinya akan merasa bahagia jika apa yang telah lama diinginkannya dapat tercapai. Biasanya orang tipe I ini mengapresiasikan kebahagiaan dengan banyaknya benda – benda material yang dapat dimiliki (materialism). Misalnya orang tipe I ini akan merasa bahagia jika ia dapat memiliki sebuah rumah mewah dan megah dan tinggal di dalamnya, atau ia akan merasa bahagia jika dapat memiliki banyak mobil mewah. Dengan kata lain manusia tipe I ini akan merasa bahagia jika ia memiliki banyak uang sehingga bisa membeli apa pun yang ia inginkan.

Tipe II
mereka yang merasa bahagia jika mereka dapat meraih kesuksesan. Kesuksesan yang diperolehnya ini bisa berupa kesuksesan dalam studi maupun karier. Manusia bertipe II ini tidak terlalu menilai kesuksesan ini dengan banyaknya materi yang diperoleh, tetapi lebih memfokuskan diri untuk meraih keberhasilan (achievements) dalam segala bidang yang ditekuninya.

Tipe III
manusia yang merasa bahagia jika ia dapat bersama dengan seseorang yang ia cintai, atau dengan kata lain telah menemukan cinta sejatinya dan membentuk keluarga yang bahagia (loving and fulfilling relationship).

Selain ketiga tipe manusia yang baru saja saya sebutkan di atas, masih ada lagi tipe manusia lain yang mendefinisikan arti bahagia. Namun sebagian besar, manusia mengatakan bahwa ia akan merasa bahagia jika telah mendapatkan hal-hal tersebut di atas.

Mengapa Kebahagiaan Sulit Didapatkan ?
Di dunia ini, kita banyak menjumpai orang yang merasa tidak bahagia. Setelah ditelusuri, orang – orang tersebut memiliki alasan yang berbeda-beda mengapa mereka merasa tidak bahagia. Ada yang mengatakan bahwa mereka tidak bahagia karena mereka selalu hidup dalam kekurangan, ada pula yang merasa tidak bahagia karena belum menemukan pasangan hidup yang tepat, ada pula yang tidak dapat menemukan kebahagiaan dalam keluarganya karena tidak adanya keharmonisan dalam keluarga tersebut. Atau dengan kata lain mereka tidak berhasil mendapatkan apa yang mereka dambakan atau impikan.

Selain itu, kita juga banyak menemukan orang yang tidak pernah puas dengan apa yang telah diperoleh atau dimilikinya, sehingga apabila orang tersebut telah berhasil meraih sesuatu, ia tidak pernah sempat untuk menikmati kebahagiaan dengan apa yang telah diperolehnya itu dan kemudian membuat target baru untuk dicapainya, dan begitu seterusnya. Dan orang ini akan selalu merasa cemas apabila tujuan berikutnya tidak tercapai.
Hal lain mengapa manusia tidak dapat merasakan kebahagiaan adalah karena manusia cenderung untuk merenungi nasib buruk yang telah menimpanya dan tidak mau berbuat sesuatu untuk memperbaikinya. Mereka terlalu terpaku pada hal yang telah berlalu dan tidak dapat melupakan masa lalunya yang pahit. Padahal jika ia mau mencoba untuk keluar dari masa lalunya yang kelam, ia kemungkinan besar masih dapat menemukan kebahagiaan.
Satu hal lagi yang tidak kalah pentingnya adalah kecenderungan manusia untuk berbuat mengikuti kata hati dan hawa nafsunya yang sering menjerumuskan manusia ke dalam dosa dan menyebabkan manusia itu terjerumus dalam lembah kesedihan.

Dosa manusia saya kelompokkan menjadi 7 macam yang merupakan dosa bawaan yang pada dasarnya terdapat dalam diri setiap pribadi. Dosa-dosa tersebut yaitu hawa nafsu, serakah, egois, iri hati,mudah tergoda, suka menyimpan dendam, dan emosional.
Semua perbuatan dosa tersebut seringkali membuat manusia tidak dapat merasakan kebahagiaan dalam dirinya.

Bahagia vs Tidak Bahagia

Berikut saya akan coba untuk memaparkan beberapa kisah orang yang berbahagia terlebih dahulu.
Kisah pertama adalah kisah tentang seorang pria yang sejak muda selalu berusaha menemukan kebahagiaan dari dalam dirinya dengan cara melalui meditasi. Untuk itu ia mencari tempat-tempat yang sepi dan kemudian mendalami kemampuan meditasinya. Sejalan dengan berlalunya waktu, kemampuan meditasinya meningkat sampai suatu saat ia berhasil menemukan kebahagiaan sempurna ketika sedang bermeditasi di bawah pohon Budhis dan mendapatkan pencerahan. Orang tersebut dikenal dengan nama Budha Gautama yang kemudian menjadi pelopor lahirnya agama Budha.

Kisah yang lain adalah kisah seorang pria yang setiap harinya sibuk dengan pekerjaannya. Siang malam ia bekerja dengan keras, seringkali ia merelakan waktu istirahatnya, merelakan waktu rekreasi bersama dengan istri dan anak-anaknya dan kurang perhatian terhadap kehidupan sosial di lingkungan sekitarnya. Sehingga yang ia fokuskan adalah hanya pada pekerjaannya. Pada suatu ketika, pria tersebut mendapatkan kecelakaan pada saat ia sedang mengendarai mobilnya ke tempat kerjanya. Kecelakaan tersebut melukai kedua belah matanya dan membuat pria tersebut buta seumur hidupnya.

Setelah menjadi buta, ia tidak dapat bekerja dengan keras lagi seperti sebelumnya. Ia lalu banyak menggantungkan hidupnya pada pertolongan orang lain, terutama pertolongan istri dan anak-anaknya. Istrinya merasa kasihan kepadanya dan merawatnya dengan penuh kasih sayang. Begitu pula dengan anak-anaknya juga memberikan perhatian yang mendalam kepada ayahnya.

Sang pria baru merasakan betapa besar kasih istri dan anak-anak kepadanya setelah ia buta dan tidak dapat mengerjakan apa-apa. Ia baru menyadari akan kurangnya perhatian dan kasih sayang yang ia berikan kepada istri dan anak-anaknya selama ini. Dengan keadaannya tersebut, ia baru dapat merasakan hidupnya lebih berarti dan menemukan kebagiaan dalam hidupnya.

Hikmah yang dapat diambil dari cerita singkat tersebut adalah bahwa kita seringkali tidak dapat merasakan arti hidup ini, sampai kita kehilangan sesuatu yang berharga dari dalam diri kita.
Kisah berikut yang tidak kalah menariknya adalah kisah seorang nelayan yang pekerjaannya mencari ikan. Dalam melakukan pekerjaannya, ia selalu mengerjakannya dengan santai dan tidak menggunakan cara-cara canggih untuk menangkap ikan. Ia selalu menangkap ikan dengan menggunakan pancingan yang ia miliki sambil menikmati apa yang dikerjakannya.

Pada suatu saat ada seorang dari kota yang dalam hidup sehari-harinya bekerja keras mencari nafkah pergi berlibur dengan memancing. Pada saat ia sedang memancing, ia bertemu dengan sang nelayan. Sang nelayan sedang memancing sambil berbaring santai tanpa beban, sedangkan si pemancing memancing dengan agresif. Kemudian orang kota tersebut bertanya kepada sang nelayan mengapa ia bisa begitu santainya memancing padahal profesinya adalah sebagai nelayan, sedangkan dirinya yang saat itu sedang berlibur saja memancing dengan penuh agresivitas.
Kemudian sang nelayan tersebut bertanya balik kepada orang kota itu mengapa bekerja begitu keras di kota. Si orang kota tersebut kemudian menjawab: ”Untuk mencari uang sebanyak-banyaknya, sehingga dapat menikmati hidup”.
Lalu sang nelayan menjawab, ”Jadi Anda bekerja dengan keras dengan tujuan utama menikmati hidup? Untuk apa bekerja dengan keras kalau saat ini saja saya sudah dapat menikmati hidup. Saya selalu menikmati perkerjaan saya dan hidup saya.”
Hikmah yang dapat ditarik dari kisah yang ketiga ini adalah bahwa banyak orang yang berpikir terlalu jauh untuk dapat menikmati hidup. Hal yang sangat sederhana untuk dapat menikmati hidup adalah dengan menikmati setiap pekerjaan yang kita lakukan.

Setelah membaca kisah-kisah orang yang bahagia, sekarang saya akan coba untuk menceritakan beberapa kisah orang yang hidupnya tidak bahagia.
Kisah pertama adalah tentang seseorang yang hidupnya selalu diisi dengan kerja keras, mencari uang dan uang. Itulah tujuan hidupnya, uang yang telah diperolehnya digunakan untuk berinvestasi lagi, dan lagi. Jarang Ia mau mengeluarkan uang tersebut untuk keperluan dirinya, apalagi orang lain. Sehingga orang tersebut hanya bekerja untuk melipatgandakan uang yang dimilikinya. Ia jarang sekali menikmati hari-hari yang dilaluinya bersama anak istrinya. Ia juga tidak bisa menikmati apa yang telah diperolehnya karena ia selalu merasa tidak pernah puas. Orang yang demikian adalah orang yang menyedihkan, karena walaupun sebenarnya ia kaya raya, namun sebenarnya jiwanya miskin sekali.

Berikut adalah kisah seorang anak yang selalu cemas akan masa depan dan menunda diri untuk dapat menikmati hidup. Pada saat ia lulus Sekolah Dasar, ia berkata pada dirinya sendiri bahwa ia baru akan dapat menikmati hidup kalau ia telah lulus SMP. Dan pada saat ia lulus SMP, ia berkata bahwa ia baru akan dapat menikmati hidup kalau sudah lulus SMU. Dan begitu ia lulus SMU, ia berkata pada dirinya lagi bahwa ia baru akan dapat menikmati hidup jika telah menjadi sarjana.
Setelah ia sarjana, ia masih belum dapat menikmati hidup dan merasa bahwa ia baru akan dapat menikmati hidup jika ia sudah sukses dalam pekerjaan dan menikah. Tidak lama kemudian ia menemukan cinta sejatinya dan menikah. Setelah menikah dan punya anak, ia berkata lagi pada dirinya, bahwa ia baru akan dapat menikmati hidup apabila telah berhasil membesarkan anak-anaknya. Sebelum ia berhasil membesarkan anak-anaknya, ia telah meninggal dunia karena mengalami kecelakaan pesawat terbang. Akhirnya anak tersebut telah meninggal tanpa dapat menikmati hidup yang telah lama ia jalani.

Kebahagiaan yang Sejati

Banyak orang yang sukar untuk mendapatkan kebahagiaan karena mereka berusaha untuk mencari kebahagiaan external, yaitu kebahagiaan yang dirasakan apabila mereka berhasil mendapatkan atau meraih sesuatu yang di luar dirinya. Sesuatu tersebut bisa berupa harta benda duniawi, ketenaran, nama baik, harga diri, kekuasaan, dsb. Apabila seseorang mendefinisikan kebahagiaan seperti ini, maka kebahagiaan yang didapat adalah kebahagiaan semu dan bersifat sementara. Biasanya kebahagiaan tersebut berlangsung dalam tempo yang singkat.
Banyak orang yang tidak menyadari bahwa kebahagiaan dapat digali dari dalam diri tiap-tiap pribadi atau disebut juga dengan kebahagiaan internal. Apabila seseorang telah berhasil menemukan kebahagiaan internalnya, maka orang tersebut akan selalu merasakan bahagia dalam hidupnya, apa pun yang terjadi dalam hidupnya. Kebahagiaan internal ini tercapai apabila kita dapat selalu merasakan ketenangan, kedamaian, dan suka cita dalam segala situasi. Orang yang telah menemukan kebahagiaan internal biasanya dapat selalu menerima kenyataan yang terjadi dalam hidupnya dengan besar hati.


Cara Menemukan Kebahagiaan Sejati
Langkah pertama yang dapat kita lakukan dalam usaha menemukan kebahagiaan internal adalah dengan menyadari setiap pekerjaan yang kita lakukan. Pada saat kita sedang mengerjakan tugas-tugas penting, sadarilah apa yang sedang kita kerjakan saat itu, fokuskan pikiran pada apa yang kita kerjakan.
Pada saat kita makan sadarilah bahwa saat itu kita sedang makan, pada saat kita sedang bernapas sadarilah udara yang keluar dan masuk dari hidung kita. Bawalah diri kita termasuk pikiran kita untuk menyadari apa yang terjadi saat ini (present time), jangan membiarkan diri kita selalu hanyut ke dalam kesenangan maupun kesedihan masa lalu, karena semuanya itu telah berlalu dari hidup kita. Satu detik yang baru saja berlalu telah menjadi kenangan dan menjadi masa lalu (past time). Jangan pula kita selalu membiarkan diri kita terhanyut ke dalam angan-angan yang jauh di luar realitas kita (future time).

Hal ini bukan berarti kita tidak boleh bermimpi atau berangan-angan untuk masa depan kita. Jika kita mempunyai suatu rencana untuk masa depan, bayangkan dalam beberapa saat, kemudian tulislah tujuan kita tersebut dan tulis juga langkah-langkah yang harus kita tempuh sebagai usaha kita meraih tujuan yang selalu kita angan-angankan. Kemudian lakukan tindakan/action sesuai dengan apa yang telah kita tulis tersebut, sehingga kita tidak selalu terhanyut ke dalam angan-angan kita dan tidak dapat menemukan angan-angan tersebut di dalam realitas hidup kita sekarang. Setelah kita menjalankan langkah demi langkah yang telah ditulis, dan sebagian dari langkah yang telah kita tuliskan tersebut sudah tercapai, barulah kita bayangkan kembali cita-cita kita ke arah yang lebih tinggi.
Dengan membayangkan cita-cita yang kita tuju sambil membuat blue print dan kemudian kita jalankan, maka cita-cita yang kita tuju akan lebih mudah untuk dicapai dan kita tidak akan merasa kecewa setelah kita selesai berangan-angan dan kembali ke realitas hidup, karena sebagian dari angan-angan kita sudah mulai tercapai. Namun apabila kita tidak membuat perencanaan dalam mencapai tujuan hidup kita seperti yang selalu kita angan-angankan, maka kita akan selalu terbawa hanyut ke dalam angan-angan kita, karena apa yang kita rasakan dalam realitas hidup tidak seindah apa yang kita bayangkan dalam kacamata imajinasi kita.

Satu hal yang tidak kalah pentingnya untuk diperhatikan agar kita dapat menggali kebahagiaan yang tersimpan dalam diri kita adalah dengan selalu mengucap syukur atas segala kejadian yang menimpa diri kita. Jangan selalu membanding-bandingkan kehidupan kita dengan kehidupan orang lain yang menurut kita lebih baik dari kehidupan yang kita jalani saat ini. Kita tidak akan pernah tahu apakah orang yang kita anggap lebih “baik” itu benar-benar merasakan kebahagiaan dalam hidupnya. Bisa saja ia sedang berada dalam kecemasan karena memiliki utang yang sangat besar dan sedang bersiap-siap untuk melarikan diri, atau bisa saja orang tersebut tidak dapat merasakan kebahagiaan meskipun orang tersebut kaya raya, karena hubungan antaranggota keluarganya sudah tidak harmonis lagi.

Jika kita baru saja mengalami hal yang paling buruk dalam hidup kita, dan merasa kita adalah orang yang paling tidak beruntung dalam hidup ini, dan kita tidak tahu apa yang harus kita syukuri, syukurilah udara yang masih dapat kita hirup dan embuskan, syukurilah bahwa kita masih memiliki hidup ini, yang artinya kita masih memiliki kesempatan untuk memperbaiki hidup kita.

Orang yang paling gagal dalam hidupnya adalah orang yang sudah tidak memiliki kesempatan lagi untuk memperbaiki keadaan dirinya, alias orang tersebut sudah meninggal. Jadi selama kita masih hidup selalu syukuri apa yang terjadi di dalam diri kita. Hal yang sangat sederhana, bukan? Namun seringkali orang lupa akan hal ini.
Bahagia adalah suatu perasaan, sesuatu yang sifatnya emosional. Perasaan bahagia ini timbul dari dalam diri kita karena kita secara fisik dengan menggunakan kelima indra kita telah mengalami suatu kejadian yang menurut diri kita sendiri menyenangkan hati dan pikiran kita. Kelima indra kita tersebut berpusat pada otak kita, otak kitalah yang mengirimkan rasa sakit yang diterima dari tangan kita yang terluka, otak kita jugalah yang mengirimkan bau wangi-wangian kepada kita. Sehingga perasaan bahagia tersebut dapat kita timbulkan apabila kita mampu mengendalikan pikiran kita. Dengan mengendalikan pikiran, maka seluruh indra yang kita miliki juga dapat kita kendalikan.
Apabila seluruh pikiran dan indra kita bisa kita kendalikan, maka hasrat dan keinginan kita juga dapat kita kendalikan, sehingga rasa bahagia dapat kita kendalikan.

Di samping itu kita juga harus menyadari bahwa hidup ini adalah suatu sirkulasi. Ada saat kita merasa sedih karena kehilangan seseorang yang paling kita cintai, namun dengan berlalunya waktu, perasaan sedih tersebut akan hilang, dan ada pula saatnya kita merasa senang karena menemukan seseorang yang mencintai diri kita. Dengan demikian perlu kita sadari bahwa semua hal sedih akan berlalu, dan begitu pula semua hal yang menyenangkan juga akan berlalu. Sehingga jika pada saat ini kita merasa senang, sadarilah bahwa kesenangan itu baru saja berlalu, dan jika pada saat ini kita merasa sedih karena suatu kejadian menimpa kita, sadari juga bahwa kejadian tersebut telah berlalu.

Selama ini kita selalu menginginkan masalah-masalah yang membuat kita stress dan sedih untuk berlalu dari hadapan kita, namun kita jarang menyadari bahwa segala hal dan kejadian yang membuat kita senang juga sudah dan akan berlalu.
Jadi senang dan sedih pasti akan berlalu. Kalau kita pernah mendengar ada sebuah judul lagu yang berbunyi Badai pasti berlalu, seharusnya ditambahkan menjadi “Badai pasti berlalu, Angin sejuk pun pasti berlalu”.

Sikap yang Harus Dibentuk
Sabar adalah sikap pertama yang perlu kita bina, apabila kita ingin mencoba menggali kebahagiaan yang tersimpan dalam diri kita. Kita harus sabar apabila ada tujuan dalam hidup kita yang belum tercapai, kita juga harus sabar apabila masalah menerjang kita, kita harus sabar dalam usaha kita untuk mengendalikan pikiran kita, dsb. Semua yang kita kerjakan dan usahakan membutuhkan waktu untuk diproses, dan untuk itu dibutuhkan kesabaran.
Besar hati merupakan sikap kedua yang harus turut dibentuk dalam diri kita. Kita harus bisa dengan besar hati menerima semua kejadian buruk yang menimpa kita, kita juga harus berbesar hati dalam menerima kenyataan pahit yang menjadikan keadaan kita jauh berbeda dari yang kita impikan. Dengan memiliki sikap yang satu ini dalam pribadi kita masing-masing, maka kita telah memiliki 50% power (kekuatan) untuk menggali kebahagiaan.

Sikap berikut yang tidak kalah pentingnya adalah tabah. Kita harus selalu tabah dalam melewati masa-masa sulit yang kita alami. Sebenarnya masa sulit itu datangnya tiba-tiba dan tanpa kita rasakan telah terjadi. Perhatikan kata telah yang saya miringkan! Kata tersebut menunjukkan bahwa kejadian tersebut sebenarnya telah berlalu, dan membuat kita merasa sedih dan susah sebenarnya adalah diri kita sendiri yang tidak mau menerima kenyataan dengan besar hati dan tabah. Jadi perasaan kita inilah yang menciptakan rasa sedih.

Sikap yang menurut saya juga berperan dalam membentuk potensi kita untuk menemukan kebahagiaan adalah tidak mudah putus asa. Apabila kita mengalami suatu kegagalan yang membuat kita sedih, maka kita harus yakini bahwa kegagalan itu telah berlalu, dan perasaan gagal tersebut jangan kita pendam terus. Kita harus berusaha lebih baik lagi untuk mencapai tujuan kita dan menghapuskan perasaan sedih yang meliputi hati kita.

Ringkasan dari artikel ini adalah: carilah, galilah dan temukanlah kebahagiaan dalam diri Anda sendiri. Jangan selalu mencari kebahagiaan eksternal, karena kebahagiaan eksternal tersebut sifatnya sementara.
Semoga dengan membaca artikel singkat ini, Anda dapat menemukan kebahagiaan sejati dalam diri Anda ! Terima Kasih.(*)

Rabu, 22 April 2009

The power of listeNing_EmpatI


The power of listeNing_EmpatI


Setiap orang ingin didengarkan, tidak ada seorang manusiapun yang ingin diabaikan. Tapi permasalahannya kita sebagai manusia cenderung fokus terhadap diri sendiri dan cenderung tidak merasakan perasaan orang lain. Dan dari sanalah, permasalahan mulai muncul. Pasien yang tidak percaya pada perawatnya..,sang Anak yang tidak cocok dengan orang tuanya. Karyawan dengan Pimpinan Perusahaan. Sampai dengan kita dengan kekasih / pasangan kita.

Tapi bagaimana jika kita bersedia mendengarkan perasaan orang lain, baik melalui ucapan2 nya maupun tingkah lakunya ? Kita dengan segera akan menyadari apa yang menjadi permasalahan sebenarnya dan lebih mengerti akar penyebab maupun solusi untuk hal2 tersebut.


Lalu bagaimana cara mendengarkan ini diasah ?


pertama: kita perlu belajar mendengarkan diri sendiri, perasaan kita sendiri dan kata hati kita sendiri. Believe it or not, kita begitu jarang mendengarkan perasaan dan kata hati kita sendiri. Hampir setiap orang mengabaikan perasaan terdalamnya dan suara anak kecil di hatinya.

Dan dari sana muncullah konflik batin dan ketidak bahagiaan pada diri kita sendiri.


Karena sejak kecil kita cenderung dilatih menggunakan analisa dan logika, yang cenderung mengabaikan faktor perasaan dalam pengambilan sebuah keputusan. Habbit / Kebiasaan ini perlu dibreak agar menjadi balance.


Sebagai contoh, karena takut ditanya banyak hal oleh pasien atau keluarganya, perawat jadi tidak mau berkomunikasi dan mendengarkan keluhan pasien dalam waktu yang agak lama. walaupun sebenarnya dalam hati kecilnya, perawat itu menyadari bahwa hal tersebut tidak sesuai dengan standar komunikasi yang seharusnya dilaksanakan oleh perawat. Suara hatinya menyadari bahwa hal tersebut tidak benar, juga tidak akan efektif pada akhirnya. Semakin lama dilakukan, maka konflik batin akan semakin menguat di bawah sadarnya. Dan suatu hari konflik tersebut muncul sebagai depresi dan penyakit.


Dengan berfokus kepada diri sendiri dan bersandar pada logika, kita cenderung mementingkan diri sendiri dan mengabaikan orang lain.


Dengan menggunakan suara hati dan perasaan kita, kita cenderung melihat orang lain juga adalah diri kita.


Kita merasakan apa yang mereka rasakan.


Secara alamiah kita mendengarkan perasaan orang lain melalui ucapan dan tingkah lakunya. Kita akan lebih memahami mereka.

Dan kita akan menyadari bahwa hubungan antar manusia sebenarnya adalah hubungan dari hati ke hati.

PELAJARAN HIDUP


Waktu kamu berumur 1 tahun, dia menyuapi danmemandikanmu ...
sebagai balasannya ... kau menangis sepanjang malam.

Waktu kamu berumur 2 tahun, dia mengajarimu bagaimanacara berjalan ..
sebagai balasannya ... kamu kabur waktu diamemanggilmu

Waktu kamu berumur 3 tahun, dia memasak semuamakananmu dengan kasih sayang ...
sebagai balasannya ... kamu buang piring berisimakananmu ke lantai

Waktu kamu berumur 4 tahun, dia memberimu pensil warna...
sebagai balasannya ... kamu corat coret tembok rumahdan meja makan

Waktu kamu berumur 5 tahun, dia membelikanmu baju-bajumahal dan indah..
sebagai balasannya ... kamu memakainya bermain dikubangan lumpur

Waktu berumur 6 tahun, dia mengantarmu pergi kesekolah ... sebagai balasannya ... kamu berteriak "NGGAK MAU .!"

Waktu berumur 7 tahun, dia membelikanmu bola ...
sebagai balasannya .. kamu melemparkan bola ke jendelatetangga

Waktu berumur 8 tahun, dia memberimu es krim ...
sebagai balasannya .. kamu tumpahkan dan mengotoriseluruh bajumu

Waktu kamu berumur 9 tahun, dia membayar mahal untuk kursus-kursusmu ..
sebagai balasannya . kamu sering bolos dan sama sekali nggak mau belajar

Waktu kamu berumur 10 tahun, dia mengantar mu kemanasaja, dari kolam renang sampai pesta ulang tahun ...
sebagai balasannya ... kamu melompat keluar mobiltanpa memberi salam

Waktu kamu berumur 11 tahun, dia mengantar kamu dan temen-temen kamu ke bioskop ... sebagai balasannya ... kamu minta dia duduk di barisanlain

Waktu kamu berumur 12 tahun, dia melarangmu melihatacara tv khusus untuk orang dewasa ... sebagai balasannya . kamu tunggu sampai dia keluarrumah

Waktu kamu berumur 13 tahun, dia menyarankanmu untuk memotong rambut karena sudah waktunya ...
sebagai balasannya ... kamu bilang dia tidak tahu mode

Waktu kamu berumur 14 tahun, dia membayar biaya untuk kemahmu selama liburan ...
sebagai balasannya ... kamu nggak pernah menelponnya.

Waktu kamu berumur 15 tahun, pulang kerja dia ingin memelukmu ...
sebagai balasannya ... kamu kunci pintu kamarmu

Waktu kamu berumur 16 tahun, dia mengajari kamumengemudi mobil ...
sebagai balasannya ... kamu pakai mobilnya setiap ada kesempatan tanpa mempedulikan kepentingannya

Waktu kamu berumur 17 tahun, dia sedang menunggutelpon yang penting ..
sebagai balasannya ... kamu pakai telpon nonstop semalaman

waktu kamu berumur 18 tahun, dia menangis terharuketika kamu lulus SMA..
sebagai balasannya ... kamu berpesta dengan teman-temanmu sampai pagi

Waktu kamu berumur 19 tahun, dia membayar semuakuliahmu dan mengantarmu ke kampus pada hari pertana .
sebagai balasannya ... kamu minta diturunkan jauh dari pintu gerbang biar nggak malu sama temen-temen

Waktu kamu berumu r 20 tahun, dia bertany a "Darimana saja seharian ini?"..
sebagai balasannya ... kamu menjawab "Ah, cerewet amat sih, pengen tahu urusan orang."

Waktu kamu berumur 21 tahun, dia menyarankanmu satu pekerjaan bagus untuk karier masa depanmu .
sebagai balasannya ... kamu bilang "Aku nggak mau seperti kamu."

Waktu kamu berumur 22 tahun, dia memelukmu dan haru waktu kamu lulus perguruan tinggi ... sebagai balasanmu ... kamu nanya kapan kamu bias main ke luar negeri

Waktu kamu berumur 23 tahun, dia membelikanmu 1 set furniture untuk rumah barumu . sebagai balasannya ... kamu ceritain ke temanmu betapa jeleknya furniture itu

Waktu kamu berumur 24 tahun, dia bertemu dengan tunanganmu dan bertanya tentang rencana di masa depan ...
sebagai balasannya ... kamu mengeluh "Aduh gimana sih kok bertanya seperti itu."

Waktu kamu berumur 25 tahun, dia membantumu membiayai pernikahanmu ..
sebagai balasannya . kamu pindah ke kota lain yang jaraknya lebih dari 500 km

Waktu kamu berumur 30 tahun, dia memberimu nasehat bagaimana merawat bayimu ...
sebagai balasannya ... kamu katakan "Sekarang jamannya sudah beda."

Waktu kamu berumur 40 tahun, dia menelponmu untuk memberitahu pesta salah satu saudara dekatmu ...
sebagai balasannya kamu jawab "Aku sibuk sekali,nggak ada waktu."

Waktu kamu berumur 50 tahun, dia sakit-sakitan sehingga memerlukan perawatanmu...
sebagai balasannya ... kamu baca tentang pengaruh negatif orang tua yang numpang tinggal di rumah anaknya

dan hingga SUATU HARI, dia meninggal dengan tenang... dan tiba-tiba kamu teringat semua yang belum pernah kamu lakukan, ... dan itu menghantam HATIMU bagaikan pukulan godam MAKA . JIKA ORANGTUAMU MASIH ADA .. BERIKANLAH KASIHSAYANG DAN PERHATIAN LEBIH DARI YANG PERNAH KAMU BERIKAN SELAMA INI JIKA ORANG TUAMU SUDAH TIADA ... INGATLAH KASIH SAYANG DAN CINTANYA YANG TELAH DIBERIKANNYA DENGAN TULUS TANPA SYARAT KEPADAMU.
__________________

Senin, 20 April 2009

KartIni'S annIversaRy


What's kaRtini AnniVersaRy meAns????

Would you be The neXt KartIni????????


Sudah menjadi kebiasaan tahunan, bahwasanya tanggal 21 April diperingati sebagai hari Kartini.

Dalam satu hari tersebut, banyak orang berlomba-lomba menyulap diri untuk menirukan salah satu pahlawan perempuan dari Jepara tersebut. Hampir semua perempuan yang turut merayakannya menghias diri dengan dandanan khas Jawa, menirukan dandanan sesosok Kartini.

Tak hanya itu saja, puluhan sajian entertainment pun langsung menyuguhkan refleksi balik perjuangan Puteri Keraton asal Jawa Tengah tersebut. Alasan klise yang selalu menjadi senjata pamungkas, yakni menghargai perjuangan sosok Kartini.

Padahal bukan hal itu yang menjadi tujuan utama Kartini.

Sejenak mereview perjuangan yang telah dilakukan puteri pasangan Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat dengan M.A. Ngasirah. Perempuan yang memiliki nama lengkap Raden Ayu Kartini ini menginginkan bahwa perempuan memperoleh kebebasan, otonomi dan persamaan hukum sebagai bagian dari gerakan yang lebih luas.
Karena pada jamannya, perempuan sering sekali terbelakang. Perempuan pribumi berada pada status sosial yang rendah, terutama dalam pendidikan. Bahkan seorang perempuan belum diijinkan menentukan jodoh atau suami sendirinya. Oleh karena itu, perempuan kelahiran 1879 ini terus memperjuangkan hak-hak kaumnya lewat tulisan hingga mendirikan sekolah khusus perempuan pribumi.

Dan kini tinggal sejarah, Kartini telah pergi meninggal kaumnya yang masih membutuhkan perjuangan untuk terlepas dari belenggu diskriminasi dan kebodohan.

Memang secara kasat mata, perjuangan yang telah dilakukan oleh RA Kartini telah dirasakan banyak perempuan, persamaan hak tersebut telah dirasakan banyak perempuan di kota-kota terbesar. Mereka telah mendapatkan haknya dalam pendidikan hingga kebebasannya untuk menentukan hidupnya sendiri. Perempuan-perempuan yang tinggal dikota telah mendapatkan posisi yang sama dengan kaum Adam. Hal ini dapat dilihat dari kemajemukan profesi yang telah ditekuni kaum Hawa di kota-kota. Bahkan sudah tidak menjadi sesuatu yang tabu lagi, jika suatu perusahaan dipimpin oleh seorang perempuan atau bahkan sebuah kendaran bus mikrolet disopiri oleh seorang perempuan.

Tapi hal itu akan menjadi berkebalikan jika melihat kondisi perempuan yang kini masih berada di daerah terpencil. Di salah satu tayangan televisi, di salah satu kota, menayangkan investigasi mengenai perempuan yang kerap diperdagangkan hanya untuk dijadikan pemuas nafsu birahi semata. Bukan karena kemauan sendiri, melainkan karena paksaan dari keluarga yang telah terdesak oleh ekonomi.


Tak hanya itu saja, di luar sana, masih banyak perempuan yang kerap mendapatkan perlakuan yang kurang etis, baik dari pihak suami ataupun keluarga. Dan itu selalu menjadi konsumsi media untuk dipublish. Dan masih ada segudang bentuk diskriminasi lain yang dirasakan perempuan di luar sana.

Oleh karena itu, walaupun jaman telah terganti, tentunya negeri ini membutuhkan kartini-kartini lain yang dapat membantu kaumnya keluar dari jeratan kebodohan serta diskriminasi sosial.

Tak perlu tindakan besar untuk menyulap keadaan menjadi lebih baik cukup berawal dari hal kecil. Salah satunya, yang dilakukan oleh salah satu guru di daerah Keputih. Memang usia beliau tak lagi muda, tetapi beliau selalu saja menyempatkan diri untuk membina perempuan-perempuan yang berada di daerah TPA Keputih. Mulai dari belajar 3M (Membaca, Menulis serta Menghitung), beliau juga menyempatkan mengikuti beberapa seminar tentang perempuan kemuadian ditransfer ulang kepada murid binaannya. Nalurinya sebagai seorang guru tergerak. Hampir serupa dengan Kartini dimasa silam, alasan beliau mengajar karena tidak menginginkan di kaumnya masih berada dalam mata rantai kebodohan.


Sebuah tindakan kecil yang patut dijadikan suri teladan oleh perempuan lain sebagai calon-calon kartini selanjutnya. Hingga tak perlu lagi, ada cerita luka sembilu yang dirasakan perempuan diluar sana karena tertindas. Tentunya kita sebagai perempuan menginginkan hal yang sama, tidak menginginkan Kartini menangis, menagisi kaumnya yang masih berada dalam tekanan diskriminasi.

Hingga 21 April, tak hanya sebatas ceremony untuk mengenang jasa Kartini dalam membebaskan hak perempuan. Melainkan apel tahunan, yang dapat dijadikan saksi untuk hal apa yang telah kita lakukan untuk perempuan, tanpa perlu mengesampaingkan fitrah kita sebagai perempuan tentunya.

What Is The real meAns Of CoMmiTmenT?


Fren... hari ini aKu dapat SometHing spesial i think... i've read a books TiTled: Test Pack...N here are sedIkit cuplikan favoritQ dari Novel itu...

I LOVE u BECAUSE...

Banyak hubungn yang patah hilang dan berganti karena tidak memiliki komitmen.
" I loVe her because of the way she treats me"
" I loVe him Because of the way he makes me feel"
" i Love her because She's beautiful"
" I love him because he's falling om my feet with roses and Jewels"

Orang sering mendasari inta atas dasar hal2 yang dianggap indah. it may sound romantic dammelakukan hal tsb bukan sesuatu yang salah. However, sometimes too romantic tht we often hear people saying that in aCinema, with us eating popcorn and sush-ing rude people.
jarang dari mereka atau mungkin kita sendiri yangb'pikir:

" I loVe her because of the way she treats me"
"what happens if she stops treating you the way you love?"
" I loVe him Because of the way he makes me feel"
"then what happens if he stops making you feel the way?"
" i Love her because She's beautiful"
"three weeks later a bus hit her"
" I love him because he's falling om my feet with roses and Jewels"
"out of the blue, he's broke that he coldn't buy you roses and jewels anymore"

Jarang ada yang mengatakan:
" SAYA SAYANG DIA KARENA SAYA INGIN SAYANG DIA"

Itulah komitmen. komitmen adalah sumber kekuatan, bukan sesuatu yang justru membuat orang takut untuk menghadapinya.

Commitment will give you the strength to make U love someone...unconditionally.it's tough, but hey..he'll love you back the sameway...

"I LOVE YOU BECAUSE I WANT TO" that wa a powerful sentence, right there.

Sebagian dari kita mungkin ada yang mencintai ssorag karena keadaan sesaat. karena dia baik, karena dia pintar, even mungkin karena dia kaya. tdk pernah ter[ikir apajadinya kalau dia endadak jahat, mendadak tidak sepintar dulu,atau mendadak miskin.

Wil You still love them Then?

that's why U need commitment. Don't love someone because of what/how/who they are.

From now on,
StaRting Love Some one,
bEcause You wanT to...

Minggu, 19 April 2009

SeteLah hamPir seTahun NgesOt..EH...Ngekost..


Ngekos hampir setahun? Belum apa-apa tuh!

Mungkin ada sebagian orang mengatakan demikian. Apalagi yang sudah ngekos bertahun-tahun. Di negeri yang jauh-jauh lagi.but fOr ME, it was a wonDerfuL thing. Even it still a year........

Tapi, nggak ada salahnya sharing pengalaman ngekos. Apalagi baru-baru ini mbak dewi, ngeluarin kumpulan kisah gokil: Anak Kos Dodol. Nah, sebagian kisah dodolku dalam menjalani kehidupan kos

SUKA:

  1. Bisa belajar mandiri (pasti!) Dan ini pula yang sering jadi alasan pelajar/mahasiswa untuk ngekos, walaupun rumah tinggal asli dan kosnya berada di satu kota.

  2. Bebas dari pengawasan ortu. Nggak enak kan selalu dikontrol ortu. Tapi, bisa saja ini justru hal yang kurang baik. Karena merasa bebas, sang anak bisa berbuat yang nggak-nggak. Solusi? Kembali ke pribadi masing2 (jawaban paling katrok!)

  3. Belajar ngatur keuangan sendiri. Ada masanya anak kos itu ngiriiit banget. Ada kalanya muas-muasin belanja. Apalagi pas tanggal muda. Kiriman ortu dateng. It’s time to... maybe mallpraktik ( pinjem istilahnya Hariyono).

  4. Pulang malem nggak ada yang nyariin. Bolos kuliah gak ada yang ngomelin. Pulang pagi (sehabis ngeronda), nggak ada yang nanyain macem-macem.

  5. So pasti dapet kawan baru, teman baru, lingkungan baru, budaya baru, bahasa baru (ampe detik ini aku sama sekali g tau bhs mksr). Dari semua pengalaman ngekos yang mengenakkan ya...bisa belajar banyak hal mengenai daerah orang lain.

  6. Pas dapet kiriman makanan atau sesuatu ...... Ini nih yang selalu aku tunggu-tunggu.




DUKA:

  1. Kalo uang saku lagi sekarat. Mesti hemat. Alhamdulillah...aku nggak sampai nggak makan. Puasa juga belum pernah aku lakonin gara-gara uang kos habis.

  2. Kalo virus homesick udah mulai nyerang. Apalagi pas awal-awal ngekos. Masa-masa adaptasi. Masa untuk menghapus sementara kenangan indah selama di rumah. Duh, berat!

  3. Pas lagi sakit. Nyiksa banget rasanya. Ada sih temen kos. Tapi, kan gak enak aja dimintain jadi baby sitter kita buat sementara waktu. Mending deh sakitnya di rumah. Kan, ada yang ngeladenin tuh! Hehehe...

  4. Kalo ibu kos udah nagih-nagih bayaran kos. Duh, jadi sering banget deh ngucap janji-janji suci alias janji bayar besok..besok...dan besok... Belum ambil di ATM, Bu! Belum dapet kiriman! Pesawat jatuh di Israel... Amerika ngalamin resesi ekonomi, Bu! dsb. (Meski aku ngasih alasan demikian, mana mau ibu kosku ketawa)


Itulah sebagian di antara sekian banyak pernak-pernik yang aku alami selama jadi anak kos. Semoga ada manfaatnya bagi kita semua, baik di dunia maupun di akherat kelak. Amiiin... Amiiin.. Ya Robbal ‘alamiiin.. (*_^)

Ask the Flowers

Sabtu, 18 April 2009

my liFE as CaLoN Ners


hamPir setahun sudah perjalanan ini kutempuh. Perjalanan menjadi calon seorang perawat. Ya, sebuah profesi yang katanya banyak sekali kenikmatan yang Alloh limpahkan pada para perawat. Keikhlasan, perjuangan, pengorbanan serta akhlak mulia yang harus senantiasa ditonjolkan pada semua saudaraku yang sakit. Namun, terkadang perasaan jenuh itu hadir ketika sikap dihargai dari sudaraku yang sakit itu jarang didapatkan. Ya, saya berfikir mungkin mereka mulai jenuh dengan nikmat yang Alloh berikan padanya. Nikmat sakit. Kenikmatan yang seharusnya dapat meluruhkan semua salah dan dosa selama ini. Seandainya saja saudaraku tau bahwa sakit itu adalah kenikmatan....

Namun entah kenapa kenikmatan itu belum dapat kurasakan selama kuliah ini. Mata kuliah yang lebih menuntutku memahami ilmu-ilmu itu tanpa adanya praktik menemui saudara-saudaraku yang terbujur di kamar tidur itu. Aku merindukan suasana rumah sakit yang dapat menjadikan diri ini lebih memahami karakter saudara-saudaraku yang sungguh sangat beraneka ragam. Dengan mekanisme sakit yang mereka miliki, dengan cara mereka berkomunikasi, cara mereka memohon pertolongan serta berbagai keanekaragaman yang belum dapat aku rasakan....

Ya...semoga 3 tahun kedepan (wish it will be shorter) adalah waktunya. Saat aku mulai mengambil profesi. that time adalah waktu awalku menghampiri saudara-saudaraku. Dengan materi-materi kuliah yang selama 4 tahun kugeluti, ku akan mulai membagikan ilmu itu kepada mereka.

Sikap empatiku harus salalu ada di setiap waktu, di setiap saat. Agar saudaraku dan keluarga merasa bahwa mereka bukan sakit, tapi mereka akan sembuh. Sebuah persembahan teruntuk saudaraku yang sedang diberikan nikmat-Nya.

Jumat, 17 April 2009

menGapa MahasiSwa BanyAk Yang GagaL???????????

kalau Dilihat dari logika ini, sebenarnya bukan SalaH seoRang mahaSiswa bila ia Gagal ATau IPx renDah...
CoZ, BElajar pun tidak SempaT!!!!!!!!!!!!!!!!
TahuKah Anda, Setahun Itu hanya terdapaT 365 hari? yanG kita tAhu sebagai Tahun akademik....kita Hitung!!!!!!!!

  • Hari miNGgu; 52 hari dalam SetahUn, Anda pasti Tahu Kalau hari minggu ADalaH untuk Istirahat

so, Hari tersiSa TinGgAl 313.

  • Hari LibuR (NasioNal maupun interNational) ; tak kurang DaRi 13 haRi libur DalaM setahun

HaRi tersIsa tiNggal 300 haRi

  • Liburan Sekolah ; jelas semua siswa akan berlibur dan tidak akan BelJar. biasanya SekitaR 2 buLan leBih, angGaolah sekitaR 60 haRi.

HarI tersisa tiNggaL 240 hari

  • TIDUR 8 jam seHari untuK keSehatan ; berartI 120 haRi TerpakAi.

haRi Tersisa tinGGal 120 hari

  • Tentu kita beribaDah Kan? palinG tiDak 1-2 jam kita berIbadah, kita alokasikaN 25 haRi dalam seTahun

HarI tersIsa tiNggal 95.

  • BermaIn Yang juGa baik bagi kesEhatan dan kesEgaran, paling tidak meMerLukan 1 jam Sehari. terpakai lagi 15 Hari.....

hAri terSisa Tinggal 80 haRi

  • MAKAN!!!!!! paling tiDak Selama 1 hari kita haBIskan 2 jam untuk makan/minuM, hilang lagi 30 hari.

haRi TErsisa tinggal 50

  • Jangan lupakan, manusIa adalah makhLuk SOsiAl , butuh interaksi dengan orang lain, kita ambil 1 jam perhari Untuk Berbicara. 15 hari terpakai lagi

Hari tersisa 35 haRI

  • kita pun bisa sakit, paling tidak 5 hari dalam satu tahun, sudah CUKup meWakili.

HaRI tersISA tinGGal 30

  • UjiaN itu sendiri biAsanya dilaKsanakan Selama 2 minggu per semester, beraRti 24 haRi sudaH teraLokasi unTuk ujian

haRi TersIsa tinggaL 6

  • NonTon dan Jalan-jalan palinG tidak 5 hari daLam seTahun.

haRi tyersisa tingGal 1 haRi

  • Satu hari yang TersISa itu Kan HARI ULANG TAHUN!!!!!!!!!!!!!

"Masa Belajar Sih?" (*_^)

Rabu, 15 April 2009

jusT FeeL DisapointeD